Inspirasi Pelopor Ternak Bojonegoro

INSPIRATIF : Muhamad Ali ketika ngobrol dengan saya dilapangan Sedah kidul Kecamatan Purwosari Bojonegoro.

Oleh : Iwan Siswoyo

Sore itu matahari sudah mulai tenggelam, diujung barat lapangan Desa Sedahkidul Kecamatan Purwosari Bojonegoro. Dimana lokasi ini dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, sebagai tempat pelayanan publik selama tiga hari.

Seorang pria muda menghampiriku sambil menyapa dan salam. Wajahnya tak asing dialah salah satu pegiat ternak diBojonegoro. Muhamad Ali nama pria ini dan biasa dipanggil ustan ali karena dia ketua kelompok ternak Ustan Mandiri.

Sekira empat kali saya bertemu dengannya, dan pertama kali bertemu pada Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-340 tahun 2017. dimana kami sama-sama menerima penghargaan dari Bupati Bojonegoro, Suyoto. Dia sebagai pelopor peternak muda, dan saya sebagai pegiat KIM Bojonegoro.

Ngobrol dengan dia seperti tak akan turun semangatnya. Apalagi bila membahas tentang dunia ternak dan ruang lingkupnya.

Pria yang pernah hidup dijogja ini sangat terbuka akan pengetahuan bidang ternak. Bahkan “kandang” ternaknya sering menjadi rujukan untuk belajar oleh mahasiswa dan mitra dinas peternakan perikanan Bojonegoro.

“Saya orangnya suka mencoba hal baru mas. Bahkan pernah dianggap gila karena sawah produktif, saya tanami rumput untuk pakan ternak” ujarnya sambil matanya menatap jauh, seakan memaksa saya ikut membayangkan.

Saat ini terdapat 70 lebih peternak yang dia bina, untuk mengembangkan keberlangsungan ternak. Ditambah lagi dia sedang mengembangkan usaha rombong kuliner, sebagai solusi alternatif paska panen ternaknya.

Seakan tak mau puas akan capaiannya, Ali juga mengembangkan industri kreatif lain seperti batik dan jahit bagi warga sekitar. Bahkan pria yang pernah mendapat kesempatan berkunjung ke-Australia ini juga menciptakan batik dengan motif kambing.

Bahagianya lagi hasil inovasinya sudah terjual kebanyak konsumen, kususnya luar pulau jawa. Bahkan ada yang dijadikan sebagai seragam salah satu dinas.

Pria yang pernah menjadi salah satu pengurus Ademos ini, juga masih aktif mengisi kegiatan-kegiatan pelatihan membuat pakan ternak. Hal ini seiring program yang digalakan oleh kementerian peternakan Jawa timur.

Terimakasih atas inspirasi sore kemarin Mas Ali, semoga kita istiqomah akan gerakan-gerakan positif untuk desa. (*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

KIM DERU MAJU © 2018 Frontier Theme