Kimderumaju.com tak ada hentinya ujian bagi para petani di Desa Deru. Setelah keong emas, kini lahan padi mereka terancam serangan wereng dan sundep. Saat ini padi milik petani sudah memasuki masa generatif, di mana malai padi sudah mulai ambyak (keluar malai).
Dari pengecekan di lahan persawahan oleh admin Kimderumaju.com (5/01/2017) menjumpai beberapa lahan petani ada tanda-tanda serangan. Sejumlah batang padi nglaras dan tepat di batang bagian bawah ada beberapa hama wereng yang menghisap. Selain itu ada pula padi yang sudah keluar malai terlihat putih dan hampa. Setelah cek dan cabut, ternyata ada ulat penggerek batang.

Petani di Desa Deru kecamatan Sumberrejo Bojonegoro sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi hama ini. Dari penanaman serentak sampai aplikasi Insektisida. Tapi hasilnya masih belum maksimal.
Yahmin salah satu petani mengungkapkan sudah menspray beberapa macam merk Insektisida. ” sudah saya semprot beberapa kali, agak berkurang tapi belum maksimal” tandasnya.
Dia dan beberapa petani berharap pihak Dinas Pertanian Bojonegoro memberi petunjuk akan kondisi ini. Karena melihat daerah lain serangan hama ini cukup meresahkan.
