Kabupaten Bojonegoro Raih Penghargaan Smart Society

Anugerah : Kadin Kominfo Bojonegoro , Kusnandaka Tjatur P. menerima Anugerah Smart City, pilar Smart Society di Balai Sudirman, Jakarta (06/11).

Pewarta : Iwan Siswoyo

Jakarta (06/2019) kimderumaju.com – Raihan positif disandang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur dalam kegiatan Exhibition, Evaluation dan Presidential Lecture pada Gerakan Menuju 100 Smart City 2019, yang dilaksanakan di Balai Sudirman Jakarta, Rabu (06/22). Di mana Bojonegoro mendapatkan Penghargaan Smart City Pilar Smart Society.

Sebuah penghargaan bagi kabupaten atau kota yang sudah mengimplementasikan langkah-langkah kongkrit dalam mewujudkan pada gerakan masyarakat yang memanfaatkan Informasi tehnologi (IT) dalam kehidupan sehari-hari.

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kemkominfo Samuel Abrijani Pangerepan dan diterima oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), Kusnandaka Tjatur P.

Kepada KIM Deru maju Kusnandaka menuturkan hal ini tak lepas dari langkah bersama yang telah terjalin baik dari semua elemen dan masuk dalam semua ruang lingkup yang ada di Bojonegoro.
“Penguatan ketrampilan dan pengetahuan tidak hanya sekedar proses, tapi adalah hasil. Tidak harus dalam satu ruang kelas, tapi dapat melalui berbagai media sarana TI dan sarana yg berkembang. Dan Bojonegoro sudah melakukan” Ujarnya.

Seperti diketahui untuk mencapai smart city dengan enam pilarnya, Bojonegoro mempunyai kelebihan khususnya di pilar smart society. Di mana dengan sistem informasi tehnologi di era industri 4.0 Bojonegoro terus mengupgrade diri dengan cara kolaborasi dengan para komunitas.
“Salah satunya adalah kelompok Informasi Masyarakat (KIM) inipun sebagai komunitas pengelola informasi di masyarakat juga harus mampu meng upgrade diri terhadap penguatan literasi, informasi dua arah yg mandiri berkelanjutan” tambah Kadin Kominfo.
Kekuatan society yang smart adalah dengan membuka pikiran dan hati untuk saling mengisi dan berbagi, tidak terjebak dalam kridho lumahing asto, yakni tidak selalu menanyakan tapi bagaimana mensolusikan.
Sejak 2017 Smart city memang menjadi hal yang diharapkan oleh semua kota dan Kabupaten. Begitupula dengan Bojonegoro yang terus bergerak. karena sejauh ini Bojonegoro telah terwujud bentuk-bentuk kemitraan dengan semua element. Misalnya sambang desa, musik parking malam minggu di LPPL Malowopati, Car Free Day, kopdar, FRB, FKKB, kilas berita 3, Gedung HUB, dll. Itulah kekuatan society yang smart dengan membuka pikiran dan hati untuk saling mengisi dan berbagi menuju Smart City. (*/wan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.