
kimderumaju. setelah masa panen padi, tampak para petani Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro bersiap dan bahkan sudah ada yang melakukan tanam kembali. sesuai petunjuk dari Dinas pertanian Kab. Bojonegoro, untuk menanam kedelai atau kacang hijau kususnya wilayah Kecamatan Sumberrejo. tetapi karena kondsi cuaca yang tidak menentu seperti panas dan hujan. maka cukup berpengaruh akan kondisi tanah. tak ayal para petani harus merasakan kegalauan, karena biji kedelai yang mereka tanam tidak tumbuh bahkan mati karena seringnya hujan.
Delan salah satu petani yang di pusingkan akan kondisi ini menuturkan bahwa sawahnya sudah di tanami kedelai. seiring berjalannya waktu ternyata hujan turun. kedelai yang baru berumur dua hari ini banyak yang tidak tumbuh bahkan mati. “gara-gara hujan kemarin banyak yang busuk mas, soalnya banyak bibit yang terendam air” keluhnya. saat ini dia hanya berharap hujan tidak turun. dan setelah tanah kering akan di lakukan penyulaman.
tetapi ada pula petani yang sudah bisa berhati lega karena sudah menanam kedelainya lebih awal. Suprat cukup senang kaitannya kondisi tanaman kedelainya yang sudah berumur 10 hari lebih. karena sudah tumbuh dan siap menahan datangnya hujan. ” alhamdulillah sudah aman, karena sudah tumbuh dan berdaun, jadi hujan tak berpengaruh” syukurnya.

dia membenarkan apa yang di keluhkan tetangganya terkait hujan. tetapi selain itu tanah yang baru di panen padi kemarin masih bacek (berair dan berlumpur ;jawa). jadi akan lebih parah kalau hujan datang, dan jalan satu-satunya menunggu cuaca terang.
sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur mengeluarkan peringatan serangan badai El Nino. di perkirakan badai El Nino akan menghampiri wilayah Bojonegoro mulai Juni hingga Desember 2014. dimana kondisi yang tidak menentunya cuaca akan berdampak buruk pada dunia pertanian. (kang iwan)

wahai saudaraku jangan ngeluh atau nyalahi hujan….?…