
Kimderumaju. Ramadhan kurang beberapa hari lagi, pemandangan yang selalu terlihat setiap tahun adalah budhaya kirim do’a untuk leluhur. Warga Desa Deru sendiri melakukan kebiasaan ini sejak puluhan tahun. Dan biasanya hanya dilaksanakan oleh keluarga yang telah di tinggal meninggal anggota keluarganya.
Dan lazimnya di lakukan sore hari jelang maghrib. Dengan mengundang sekitar 10 orang sekitar lingkungan. Dan tak jarang dalam sehari bisa bersamaan dengan keluarga lain.
Di lanjut keesokan harinya membersihkan makam leluhur dari rumput dan menata kembali dengan mencangkul (dangir;jawa). Setelah itu membaca yasiin dan tahlil. Dengan harapan para leluhur mendapatkan pahala dari keluarga yang masih hidup.
Puji astutik salah satu pengamal adat kirim do’a ini mengungkapkan “Ya ini salah satu bakti kita pada Ibu mas” tutupnya. (Kang iwan)
