Prakiraan Kemarau Datang Lebih Awal,  Petani Bojonegoro Resah

Deru, kimderumaju – Masa panen padi telah usai di sebagian besar wilayah pertanian di kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Kini para petani bersiap menanam untuk Musim Tanam (MT) ke dua. Tapi sayang sampai Jum’at (01/05) belum ada tanda-tanda ketersediaan air untuk olah lahan.
Ditambah lagi dalam minggu ini hujanpun belum turun dengan deras.  Bahkan tidak turun sama sekali. Kondisi ini mempengaruhi benih padi dipersemaian.
Umar,  salah satu petani Desa Deru Kecamatan Sumberrejo kepada kim deru maju mengungkapkan,  benih yang ia semai sudah berwarna merah, tanda kekurangan air.
“Sawah timur perumahan sudah nggak ada air mas,  nggak berani mupuk juga,” Ujarnya.
Lain lagi sarji, petani desa setempat juga mengungkapkan kondisi yang sama. Saat ini dirinya dengan beberapa petani lain mulai mencari alternatif lain dengan menanam komoditi kedelai.
“Ini lagi cari bibit kedelai,  khawatirnya seperti musim tahun lalu,” ucapnya.
Dari info yang diterima kim deru maju, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan awal dan puncak musim kemarau pada tahun ini lebih awal. Bahkan BMKG memprediksi awal musim kemarau mulai berlangsung di sebagian wilayah Indonesia pada bulan April 2020.
Djoko Pudjowijono, Kabid SDM Dinas pertanian Kabupaten Bojonegoro juga mengingatkan kepada petani yang saat ini mau menanam padi, untuk memilih padi dengan varietas genjah atau berusia pendek. (*/wan

Kontak Kami

Admin KIM Deru maju
Jl. Dharma Bhakti Gg. Jaga baya No 110 Desa Deru Kec. Sumberrejo. Kab. Bojonegoro Jawa Timur. 62191
Telp/Sms/Wa 081554793036

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.