Temukan Identitas Karya Dengan Painting Jonegoroan

SEMANGAT BERKARYA : Hidayah ketika berbincang dengan Pj Bupati Bojonegoto, Supriyanto

Yogyakarta (26/05) kimderumaju.com – Ballroom Grand Aston Hotel Yogyakarta malam itu nampak ramai oleh pengunjung yang lalu lalang dan melihat langsung stand pameran Bojonegoro petroleum geopark. Nampak perempuan berjilbab sedang menata gaun-gaun yang dipajang. Hidayah namanya, perempuan yang aktif dibidang fashion ini sudah tidak asing bagi masyarakat Bojonegoro.

Perempuan yang akrab dipanggil mbakhid ini mengungkapkan Keikutsertaannya dalam pameran ini terkait hasil karyanya yang telah sukses dalam peragaan di beijing beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatan ini rasa bahagia juga ditunjukkan oleh mbakhid, pasalnya gaun-gaun dan lukisan tangannya menarik para model dan fashion desainer dari manca negara.

“Alhamdulillah ada beberapa MOU yang telah disepakati dengan pihak Fashion designer dari singapura dan beijing yang akan menggunakan jasa kami, khususnya dalam bidang painting” ujarnya pada kim deru maju.

Painting jonegoroan menjadi produk kesekian dari owner zahida ini. Dengan menuangkan hasil lukis tangan kemedia baju membuat nama zahida mewarnai dunia fashion.

Dari motif bunga sampai 14 motif batik khas Bojonegoro telah dibuat olehnya. Ditambah lagi painting jonegoroan mempunyai kunikan dibanding produk daerah lain. Dimana sentuhan cat tiga dimensi menjadi daya tarik tersendiri.

“Ini sebuah hasil dari pencarian identitas diri, dimana kami sudah menemukan produk cat tiga dimensi untuk pewarnaan kain” ujarnya.

Tidak hanya mencari dan menguji, mbakhid juga bersiap untuk menjual dan mendistribusikan. Bahkan dari PIRT sampai SNI sedang diurus, demi suksesnya penemuan hasil karyanya.

Bagi anda yang ingin berkunjung atau melihat langsung bagaimana koleksi zahida, bisa datang ke Jl. kH. mansyur 58 Bojonegoro Jawa timur. (*/wan

Updated: May 28, 2018 — 8:19 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kim Deru Maju © 2018 Frontier Theme