Hidroponik Sebagai Alternatif Bertani

SEGAR : Tanaman sawi dengan metode hidroponik di Klinik Pak Joko (03/08)

Pewarta : Iwan Siswoyo

Bojonegoro (03/08) kimderumaju.com – Bertani menjadi profesi yang tidak begitu banyak peminatnya saat ini. Hal itu disebabkan banyak faktor salah satunya cuaca dan harga jual. Sebagai langkah alternatif puluhan petani di Bojonegoro dan Tuban bertemu dan belajar bersama tentang hidroponik di Klinik Pak Djoko.

Hidroponik sendiri merupakan metode pertanian dengan memanfaatkan air sebagai media pertumbuhan tanaman. Sistemnyapun bermacam-macam mulai penggunaan pipa, sterofoam, dan bermacam-macam kreasi.

Abu Hessah sebagai pemateri menuturkan cukup mudah bagi siapapun untuk budidaya tanaman dengan sistem hidroponik. Yang terpenting kesungguhan dalam belajar dan mengetahui proses serta kebutuhan tanaman.

“Syarat dari tanaman tumbuh itu air, nutrisi, oksigen dan matahari. Kalau semua tercukupi hasilnyapun bagus” ujar pria yang juga Relawan ACT ini.

Dia menambahkan metode hidroponik tidak kenal musim, bahkan sewaktu-waktupun bisa dilakukan. Selain itu kelebihannya usia panennya bisa lebih cepat dibanding menanam di media tanah.

Pak Djoko sebagai fasilitator kegiatan pelatihan hidroponik berharap para peserta tidak cukup belajar teori dan segera praktik membuat metode hidroponik sebagai alternatif dalam bertani.

“Mari kita niati tolabul ilmi hari ini, metode hidroponik cukup mudah dilakukan asal kita faham apa yang dibutuhkan tanaman” tambahnya.

Selain menghasilkan tanaman yang berkualitas, bertani dengan hidroponik dapat sebagai pemanfaatan lahan sekitar rumah. Bahkan dengan luasan 1 meter persegi dapat dibuat hidroponik ini. (*/wan

Updated: August 6, 2019 — 12:54 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.