
kimderumaju. Lazimnya pemilihan apapun semua bisa saja terjadi praktek “bom-boman” (money politik), tak terkecuali di Desa Deru. Bom-boman biasanya terjadi di lakukan pada pagi hari. Masyarakat sendiri menyebutnya dengan serangan fajar.
pengawas pemilu lapangan (PPL) yang masuk dalam lingkup Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) di Desa Deru langsung terjun ke lapangan. dan ternyata tidak ada bukti yang mengarah ke hal itu.
Sutaji ketua PPL mengungkapkan “info yang kami terima ada upaya oleh salah satu tim pemenangan untuk melakukan praktik tersebut, tetapi tidak ada bukti yang kami temukan” jelasnya
sutaji manambahkan dari pantauan di lapangan sampai berita ini di turunkan tidak ada pelanggaran yang berarti. dia percaya karena kesadaran Masyarakat sendiri akan Pilpres sudah cukup baik. walaupun tidak di pungkiri praktik money politik bisa saja teradi. di Desa Deru sendiri ada 3 orang PPL yang mengawasi jalannya pemilihan Presiden kali ini.

penulusuran kim deru maju lewat beberapa Masyarakat di Desa Deru, memang sempat berhembus akan ada bagi-bagi kaos dan uang oleh tim pemenangan. tetapi setelah di tunggu-tunggu oleh warga tidak ada kabar. (Kang iwan)
