Tanah Pertanian di Bojonegoro Minim Kandungan Calium dan Kelebihan Pospat

Bojonegoro (21/11) kimderumaju.com – Musim penghujan sudah mulai datang, para petanipun sudah bersiap menanam padi disawahnya. Dinas pertanian Bojonegoro melalui Kepala seksi Sumber daya manusia (SDM) Djoko Pudjo Wiyono kemarin, Rabu (21/11) disela-sela dialog interaktifnya di Radio Malowopati FM, mengatakan kondisi tanah pertanian ini berdasar riset yang diperoleh dari penelitian oleh dinas pertanian Bojonegoro dengan pihak petrokimia beberapa bulan terakhir.

“Dampak dari kurangnya pospat, tanamanakan mudah sekali terkena serangan penyakit. solusinya petani harus mengurangi kandungan pupuk tsp, dan meningkatkan penggunaan pupuk organik” Ujarnya.

Hal itu juga dikuatkan penyampaian Qomarudin salah satu Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sukosewu Bojonegoro.

untuk kekurangan kalium, petani cukup menaburkan kapur pertanian dan mengembalikan jerami padi ke tanah. “pengembalian jerami padi sangat baik untuk meningkatkan unsur K ke lahan pertanian” tambahnya.

Seperti diketahui kondisi tanah pertanian saat ini dalam kondisi yang kurang sehat, hal ini dikarenakan para petani masih memnfaatkan unsur kimia berlebihan pada lahannya. Selain tanah pemilihan benih yang unggul juga diharapkan mampu jadi solusi terbaik buat petani. (*/wan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

KIM DERU MAJU © 2018 Frontier Theme